Sabtu, 30 Januari 2010

Masalah Iddah

IDDAH

Hikmah Iddah

  1. Karena untuk mengetahui kosongnya rahim
  2. Karena untuk memutuskan suami istri
  3. Karena untuk menyatakan patuh atau tunduk pada peraturan syara’

Wajib Iddah Sebab

  1. Wati Syubhat
  2. Ditolak sesudah Wathi walaupun pada duburnya (anus) apabila sudah jelas masuknya mani (hormon).
  3. Di fasah oleh Hakim
  4. Di fasah sebab li’an
  5. Di fasah sebab tunggal susuan (suson)
  6. Wafat suaminya
  7. Di mansu suaminya menjadi kayu batu
  8. Di mansuh suaminya menjadi hayawan

Iddah Istri

1.Iddah Quru’ yaitu perempuan yang biasa Hed walaupun Mustahadoh atau Mutahayyiroh, perempuan merdeka atau amat.

    1. Perempuan merdeka yang biasa hed walaupun Mustahadoh harus tiga kali sucian.
    2. Perempuan merdeka yang Mutahayyiroh kalau di talaq awal bulan maka iddahnya tiga bulan, jika di talaq pertengahan bulan maka tafsil: jika bulanya masih 16 hari lebih maka di hitung satu sucian di tambah dua bulan lagi, jika kurang dari 16 hari maka tidak di hitung satu sucian, harus ditambah tiga bulan Hilaliyah.
    3. Perempuan Amat walaupun Muba’adoh yang biasa hed walaupun Mustahadoh maka dihitung dua sucian, jika merdeka didalam iddah maka di sempurnakan tiga sucian.
    4. Perempuan Amat yang yang Mutahayyiroh, kalau di talaq awal bulan maka di hitung satu sucian di tambah satu bulan lagi jika pertengahan bulan. Jika lebih dari 15 hari maka di hitung satu sucian di tambah satu bulan lagi, jika pas 15 hari atau kurang maka tidak dihitung satu sucian jadi harus ditambah 2 bulan lagi.

2. Iddah Syuhur yaitu bulan bagi perempuan merdeka yang belum hed atau sudah lama mengeluarkan darah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar